oleh

SMP Adh Dhuha Cetak Generasi Barakhlaq Mulia dengan Al-Quran

DAKWAH ISLAMI-Santri dan Santriwati Pondok Pesantren SMP Adh Dhuha Jember ikuti ujian Terbuka Tahfiz yang dihelat dari tanggal 11-12 Juni,di Pondok Pesantren SMP Adh Dhuha Desa Patrang, Kabupaten Jember Provinsi Jawa-Timur.

“Diterangkan Ustadz Elyas Candra S.Pd.I Kepala SMP Adh Dhuha Pesantren Hidayatullah Jember mengatakan dalam program ujian Tahfidz terbuka ini diikuti oleh 65 santri dan santriwati SMP Adh Dhuha Jember.

Saat ini tinggal satu pekan anak-anak kita akan purna dari SMP Adh Dhuha, dan proses 3 tahun pembelajaran disini kita harapkan mereka mampu mengembangkan ilmu agama yang mereka peroleh.

“Pesannya : Ini Bukanlah yang terakhir antum belajar dan antum bebas tetapi ini saatnya antum mempraktekan dan mengamalkan dimasyarakat dari ilmu dan kebaikan yang diperoleh dalam proses pembelajaran selama di Adh-Dhuha.

“Dengan semangat Barakhlaq mulia dengan Al-Quran. Jagalah ketaqwaan dan takutlah kepada Allah SWT, jaga nama baik almamater SMP Adh Dhuha serta tetaplah menjaga silaturahmi dengan alamamater”harapnya.

Caption : Sadida Naja Fadlih Santri SMP Adh Dhuha Jember saat ikuti Ujian Tahfidz Terbuka/foto Rifa’Atin

Untuk hafalan para Santri dan Santriwati yang mengikuti ujian tahfidz terbuka ini rata-rata hafalan Al Quran-nya 3-7 juz . Harapan kita kepada para santri setelah mereka menamatkan mondok di SMP Adh Dhuha dapat menjaga dan merefleksikan ilmu agama yang di ajarkan di pondok kepada diri sendiri dan masyarakat.

“Ditambahkan Ustadz Muhwarits Kepala pengasuh SMP Ad Dhuha berharap para Santri ini setelah lulus hal sangat utama mereka menjaga Ahlak dan menjaga hafalan Alquran nya. “Kedua ilmu atau hafalan Al Quran-nya harus dijaga dan di implementasikan dalam kehidupan bermaysarakat .

“Mengahafal Al Quran itu mudah dari pada menjaganya . Artinya bukan banyak atau sedikitnya hafalan tetapi mengamalkan dan mengimplementasikan hafalan Al Quran dalam kehidupan itu hal terpenting.
“Harapan kita santri dan santriwati alumni SMP Adh Dhuha menjadikan kita Insan Qurani yang berahlak mulia seperti para Sahabat, Ulama dan tentunya mencontoh dari ahlak junjungan kita Baginda Nabi Muhammad SAW.

BACA JUGA :  KH Buya Qurthubi Jaelani Pimpinan Front Persaudaraan Islam (FPI)

“Sambung Ustadz Wahid salah satu pengasuh pondok menambahkan bahwa kesiapan dalam proses ujian terbuka tahfiz ini, para santri dibekali dengan program murojaah setiap pagi dan sore dan malam dan wajib dari tahun pertama hingga tahun terakhir pendidikan.

“Ditambahkan Dimas salah satu Santri Ponpes Adh Dhuha Jember mengatakan, kesiapanya untuk ikuti ujian tahfidz terbuka Insya Allah sudah sangat siap”terangnya. Alhamdulillah saya hafalan 5 juz, namun untuk ujian terbuka tahfidz ini saya siap 4 juz, setelah menyelesaikan pendidikan di Ponpes akan melanjutkan mondok di Sekolah Kejuruan. “Pungkasnya.(Noe)

Editor : Banu Danoen

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed