oleh

Sandiaga Uno : Santri Harus Kreatif, Inovatif Kuasai Teknologi Digital

JAWA TIMUR-ANTERO- Para santri harus lebih kreatif, inovatif kuasai perkembangan teknologi digital, sekaligus teguh menjaga tradisi dan nilai-nilai luhur bangsa dan agama.

Santri harus bisa bersaing di dunia bisnis karena produk di negara Indonesia sudah banyak di gempur oleh produk dari negara lain.

Hal ini disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia H Sadiaga Solahuddin Uno saat berkunjung ke Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Kabupaten Situbondo, Jumaat(17/9).

Sandiaga Uno menyiapkan program Santri Digitalpreneur Indonesia, dalam program tersebut, santri akan memperoleh pelatihan berupa digital creative content.

Pembuatan animasi dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D). “Para santri harus lebih kreatif, inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, sekaligus teguh menjaga tradisi dan nilai-nilai luhur bangsa dan agama.

Santri Digitalpreneur Indonesia adalah program pelatihan dan pendampingan untuk para santri dalam rangka pengembangan ekosistem ekonomi kreatif. 

Keberadaan para santri diharapkan dapat ikut berpartisipasi dalam pembangunan perekonomian khususnya sektor teknologi dan digital,”terangnya.

Ditambahkan KHR Achmad Azaim Ibrahimy akan menjadikan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo ini sudah mempunyai wisata religi dan ke depannya akan bertambah lagi yaitu menjadi wisata medis.

Sambung Rektor Universitas Ibrahimy (UNIB), KH. Achmad Fadhail rencana kedepan pihaknya akan melanjutkan pembangunan rumah Sakit As’adiyah, serta penambahan pembangunan gedung untuk Universitas Ibrahimy (UNIB) Sukorejo yang membutuhkan biaya tidak sedikit.

Untuk itu, kami mohon kepada bapak menteri untuk memberikan semangat dan dukungannya agar rencana kita bisa terwujud,”tutupnya.(rel)

Editor : Banu

BACA JUGA :  UNIMED Terapkan Teknologi Metaverse Inovasi Pembelajaran

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed