oleh

PPKM Mikro di Banyuwangi, Keluar Masuk Wajib Antigen-Berlaku Jam Malam

BANYUWANGI-ANTERO-Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) Mikro selama 18 hari.

Selain itu memberlakukan surat bebas COVID-19 antigen bagi yang akan keluar masuk Kabupaten Banyuwangi dan pembatasan jam malam pun diberlakukan disini.

Hal ini diungkapkan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, saat gelar apel gelar pasukan dalam rangka pelaksanaan PPKM darurat, di Mapolresta Banyuwangi, Sabtu (3/7/2021).

Hadir dalam acara tersebut Kapolresta AKBP Nasrun Pasaribu, Dandim 0825 Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, serta Danlanal Letkol Laut (P) Eros Wasis.

Kabupaten Banyuwangi bakal melakukan penyekatan di seluruh pintu masuk. Diantaranya di Kalibaru, Wongsorejo, Licin, dan Terminal ASDP Ketapang. Khusus masyarakat yang datang melalui Pelabuhan Ketapang, wajib menunjukkan hasil tes antigen.

“Semua orang yang masuk ke Banyuwangi dari penyeberangan Ketapang wajib menunjukkan hasil tes antigen dan kartu vaksinasi, kecuali para sopir angkutan logistik,” kata Ipuk kepada detikcom.

Ia menargetkan pelaksanaan kegiatan PPKM darurat dapat menurunkan kasus aktif covid-19. Salah satunya menurunkan status zona merah menjadi zona oranye dalam seminggu kedepan.

“Terget kami turun secepatnya. Kita berupaya maksimal dan kita minta masyarakat untuk mematuhi PPKM Darurat ini,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan, 300 personel gabungan yang akan menjaga beberapa titik penyekatan di Banyuwangi.

“PPKM darurat ini mempunyai target menurunkan kasus yang terkonfirmasi positif perharinya yang akan dilaksanakan mulai hari ini,” ujar Nasrun.

Pemberlakuan PPKM darurat dilaksanakan berdasarkan indikator penularan dan kapasitas respon penanganan covid-19. Berdasarkan kriteria tersebut Banyuwangi tergolong pada level 3, bersama 27 kabupaten/kota lainnya di Jawa Timur.

Oleh karena itu, selain menindak seluruh kegiatan masyarakat yang menimbulkan kerumunan, selama 18 hari kedepan Banyuwangi juga akan menerapkan jam malam.

BACA JUGA :  Pejuang Taliban Sindir AS, Kibarkan Bendera Syahadat Gunakan Atribut Tentara As

“Kami terapkan jam malam maksimal jam 9 malam,” tutupnya. (Dwi)

Editor : Banu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed