oleh

Masjid Midnight Sun diwilayah Kutub Utara

Ekstrem suhu dan kondisi di kutub Utara tidak tak mematahkan semangat muslim Inuvik untuk beribadah. Dulumya daerah ini tak memiliki masjid, jadi warga muslim disana menggunakan kontainer bekas yang disulap menjadi mushola.

Ada juga rumah yang disulap sebagai mushola. Namun muslim Inuvik patut berbahagia karena kini sudah ada masjid Midnight Sun; masjid yang terletak di paling utara bumi di wilayah Kutub Utara.

Cerita dibangunnya masjid ini sangatlah unik. Jika masjid-masjid lain dibangun dari fondasi awal hingga menjadi bangunan, namun masjid ini dibuat di Winnipeg, salah satu kota besar di Kanada dan kemudian dikirim sejauh 4.000 kilometer ke Inuvik!

2.400 km diantaranya lewat jalan darat dan 1.800 km lewat jalur laut dan sungai. Dibutuhkan waktu 3 minggu untuk masjid ini mencapai Inuvik.

Jadi bangunan masjid yang sudah jadi diangkat melalui mobil trailer, lalu dilanjutkan dengan jalan laut dan sungai sampai ke Inuvik.

Perjalanan masjid ini hingga sampai di Inuvik mendapatkan perhatian dunia internasional kala itu.

Kota Inuvik

Perkenalkan, inilah The Midnight Sun Mosque yang disebut sebagai masjid di bagian Bumi paling utara. Lokasinya berada di Kota Inuvik, Kanada yang masuk dalam lingkar Artik dan dekat dengan Kutub Utara. Seperti apa ya bangunannya?

Kota Inuvik masuk dalam kawasan Northwest Territories yang berada di sebelah utara Kanada. Karena masuk dalam lingkar Artik dan dekat dengan Kutub Utara, Inuvik pun memiliki fenomena alam yang unik.

Saat musim panas matahari bisa terlihat selama 24 jam, yang dijuluki Midnight Sun. Sebaliknya, saat musim dingin tiba, matahari tidak akan pernah tampak di sana. Selain itu, hampir sepanjang tahun kotanya selalu tertutup oleh salju.

BACA JUGA :  Ratusan Mahasiswa Baru Universitas Sumatera-Selatan Ikuti Pengenalan Kampus

Kota Inuvik memiliki penduduk sebanyak sekitar 3.500 jiwa. Kehidupan di sana pun, sama saja dengan di kota-kota lain di dunia. Ada yang bekerja ke kantor, berprofesi sebagai nelayan, menjadi polisi dan anak-anak di sana berangkat ke sekolah setiap pagi.

Dari ribuan penduduk, jumlah masyarakat Muslim di sana hanya sekitar 100 orang saja. Mereka pun kebanyakan adalah para imigran yang berasal dari Mesir, Siberia dan Sudan. Mereka datang ke Inuvik untuk bekerja.

Sepuluh tahun silam, tepatnya di tahun 2010 menjadi tahun yang spesial dan bersejarah bagi umat Muslim di Inuvik. Sebab untuk pertama kalinya, mereka mempunyai masjid.

Arsitektur Masjid

Masjid tersebut bernama The Midnight Sun Mosque. Dinding dan atapnya terbuat dari seng tebal dan bagian atasnya berupa limas berwarna hijau. Di depanya, terdapat hiasan menara yang menjulang tinggi dan bercahaya saat malam hari.

Menariknya, The Midnight Sun Mosque tidak didirikan atau dibangun di Inuvik. Masjidnya ternyata dibangun di Kota Winnipeg yang berjarak 4.500 km dari Inuvik.

Bangunan masjidnya yang sudah jadi diangkut naik kapal laut dan dilanjutkan dengan perjalanan.

Mengapa masjidnya tidak dibikin langsung di Inuvik? Sebab, biaya pembuatannya akan sangat mahal dan sulit untuk membangunnya karena faktor cuaca serta tenaga kerja.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed