oleh

Masjid Al-Muhdror Kota Tarim Bermenara Unik

TARIM-Masjid Al-Muhdhor adalah masjid yang dibangun oleh salah seorang ulama besar Tarim yaitu Imam umar al Muhdhor salah satu Putra Imam Abdurrahman Assegaf sedangkan arsitek masjid tersebut adalah syeikh awadh bin salman afif at-Tarimy

Masjid ini terletak di jantung Kota Tarim tepatnya di bagian selatan setelah melalui Simpang Empat kota. Masjid yang menjadi ikon populer di kalangan masyarakat ini merupakan salah satu masjid yang bersejarah di Kota Tua ini

Masjid yang mempunyai 2 pintu masuk ini terkenal unik pengunjungnya yang singgah di masjid ini langsung disuguhi sebuah menara yang menjual yang tinggi dengan desain yang sangat elegan dan menawan serta di luar masjid dengan ukuran 15 sampai 20 m keunikan menara yang berbentuk segi empat yang meruncing tersebut sungguh menakjubkan

Menara yang berukuran sekitar 45 liter atau 175 Hasta ini sudah berumur ratusan tahun namun masih sangat utuh dan kokoh menara

Masjid ini adalah salah satu keajaiban dunia di antara keajaiban-keajaiban lainnya menara yang menghiasi jantung kota tersebut merupakan menara tertinggi di Tarim bahkan di dunia uniknya juga bahan pembuatannya adalah tanah liat bercampur jerami warga Tarim akrab menyebutnya ( labin)

Di dalam menara terdapat tangga-tangga kecil yang dapat mengantar pengunjung untuk menikmati pemandangan Kota Tarim yang indah dan konvensional

Di mata masyarakat masjid ini dianggap sakral dan memiliki banyak keistimewaan diantaranya doa didalamnya diyakini cepat terkabul semur yang terletak dibagian kiri dari halaman depan masjid konon airnya bisa dijadikan obat berbagai penyakit

Beraneka ragam aktivitas rohaniah yang menjadi rutinitas di masjid ini di antaranya pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW setiap tanggal 12 bulan Rabiul awal dan Rajab yang diadakan pada pagi hari. Begitu juga dengan acara khataman Alquran rutin yang diadakan setiap malam 29 Ramadhan yang dihadiri ribuan jamaah,baik dari kota tari maupun dari luar.(ril)

BACA JUGA :  Rumah Asuh Al-Islah Siapkan Generasi Islami dan Mandiri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed