oleh

Kuliner Tanglur Ubah Bisnis Cak Mawardi Jadi Termasyur

SITUBONDO-ANTERO-Hasil inovasi Cak Mawardi pedagang kuliner Kentang Telur atau disingkat (Tanglur) sangat luar biasa sekali.

Cak Mawardi sukses dalam mengelola bisnis kuliner tanglur di Kota Situbondo Provinsi Jawa-Timur.

Omset penjualan tanglurnya setiap malam mencapai Rp 600 ribu itupun saat hari-hari biasa. Jika malam minggu atau hari libur dan penjualan tanglurnya meninggkat 2 kali lipat.

Diterangkan Cak Mawardi dirinya memulai bisnis tanglur awalnya dari merintis menjual bakso, karena tak laris berjualan bakso lalu berinovasi membuat tanglur”terangnya.

Kuliner ini awal mulanya belum ada nama lalu ada salah satu anak tetangga bernama Roy Marten (3)yang memberikan inspirasi tercipta nama tanglur. Meskipun anaknya kecil tapi terlihat cerdas”urainya.

Maka kuliner ini diberi nama Tanglur atau kentang telur. Saya sudah 12 tahun berdagang kuliner awalnya dari berjualan bakso lalu merambah ke kuliner tanglur hingga sekarang.

Sebagai warga negara yang baik usaha kuliner tanglur juga memberikan masukan bagi pemerintah, kita taat membayar pajak dari usaha kuliner ini setiap bulannya ke kantor pajak daerah Situbondo.

Sejak saya merantau dari Madura tahun 89 ke Situbondo tetap menekuni usaha kuliner hingga saat ini”tutup Cak Mawardi. (Rif)

Editor : Banu

BACA JUGA :  WERENG COKLAT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed