oleh

Kembangkan Melon Exlusive Petani Milenial Raup Kesuksesan

JAWA TIMUR-Kegigihan salah satu petani milenial dalam mengembangkan tanaman buah melon exlusive yang memanfaatkan lahan sempit bisa menjadi insiprasi bagi para petani lainnya dalam pengembangan bisnis usaha sektor pertaniandi era milenial .

“Diterangkan Purwanto(30) salah satu petani milenial asal Kabupaten Situbondo Provinsi Jawa-Timur, upaya bermitra dengan para petani membuahkan hasil yang luar biasa dalam pengembangan sentra ragam jenis tanaman melon exlusive”.

Jenis melon terbilang exlusive dan dihargai tinggi dipasaran karena dibudidayakan secara full organik dengan nol residu kimia, ada banyak jenis melon yang dibudidayakan secara exclusive yaitu jenis melon Chamoe atau melon Korea ,harga dipasaranya bisa mencapai Rp. 45. 000 per/kilo gramnya.

Tak hanya itu jenis melon Dalmation juga memiliki harga pasar per/kilogramnya mencapai Rp. 21.000/kg ,melon Adinda,melon Rapingo,melon Sagata Jepang,melon inthanon,melon Alisha,semua jenis melon dipasaran memiliki harga pasar yang baik,permintaan pasar untuk memenuhi produk buah ini sangat tinggi.

Untuk saat ini pasaran buah melon exlusive dipasaran Jakarta sangat tinggi harganya,begitu juga permintaan cukup banyak,kita telah panen buah melon beberapa kali dan semua produk melon yang kita tanam dan pasarankan dapat memenuhi permintaan,sesuai dengan kualitas buah exlusive”katanya.

Hal yang menjadi kendala dalam budidaya melon exlusive seperti curah hujan yang tinggi yang menyebabkan busuk batang. Petani harus melakukan penanganan ekstra jika curah hujan tinggi. Tanaman melon harus dibilas atau dikompres disemprot dengan air biasa untuk mencegah busuk batang.

Panen melon saat ini kurang lebih 0,25 ha. Menghasilkan 5 ton lebih. Dengan populasi 10.000 pohon. 1 pohon 3 buah sesuai permintaan pasar dengan berat 1 buah melon kurang lebih 1,7 kg. Pemasaran Jakarta. Harga saat ini 18 rb per kilo. Paling murah Rp. 8. 000.

BACA JUGA :  13 Desa Wisata Temanggung di Kucuri Anggaran 1,7 Miliar

Selain buah melon yang sedang digarap Purwanto saat ini adalah cabe dan bawang merah. Harapannya saat ini petani yg mengeluh masalah kekurangan pupuk dengan solusi penggunaan pupuk organik dapat mengatasi masalah yang dihadapi petani.(rif)

Editor : Rifa”Atin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed