oleh

Jika Tunjangan PNS Dihapus, ASN se-Indonesia Bakal Nyengir

ANTERO NEWS – Pegawai Negeri Sipil (PNS) tampaknya bakal gigit jari. Pasalnya, mulai tahun 2024 pemerintah pusat merencanakan penghapusan tunjangan bagi PNS yang selama ini di terima.

Selama ini, para abdi negara ini menerima beberapa jenis tunjangan :

  • Tunjangan makan
  • Tunjangan Jabatan
  • Tunjangan umum
  • Tunjangan suami/istri
  • Tunjangan kinerja

Jika rencana tersebut benar-benar di realisasikan, maka PNS hanya akan menerima gaji rutin bulan, tanpa embel-embel tunjangan yang selama ini melekat.

Pemerintah pusat saat ini tengah merumuskan rencana single salary atau gaji tunggal bagi pegawai.

Hal ini di lontarkan Suharsono, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN) saat membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, 11 September 2023.

PNS yang tak menerima tunjangan jabatan struktural, fungsional atau setara tunjangan jabatan di ganti dengan tunjangan umum, ” katanya.

Hal ini berdasarkan Perpres No. 12 tahun 2006 tentang tunjangan Umum PNS. Besaran tunjangan umum yang di berikan ASN, berbeda sesuai dengan golongan.

Untuk golongan I Rp 175 ribu, golongan II Rp 180 ribu, golongan III Rp 185 ribu, golongan IV Rp 190 ribu.

PNS juga akan menerima THR dan gaji 13 tiap tahun berdasarkan PP No. 15 tahun 2023 tentang pemberian tunjangan hari raya dan gaji 13 kepada ASN, pensiunan, penerima pensiun dan penerima tunjangan 2023.

ASN Minta Kaji Ulang Rencana

Menanggapi itu, salah perwakilan ASN meminta pemerintah mengkaji ulang. Sebab, tunjangan ASN yang di terima selama ini sangat membantu ASN.

Dengan adanya tunjangan, maka pendapatan ASN ada penambahan tiap bulannya.

“Sudah 10 tahun gaji kami (ASN,red) ini belum naik. Eh koq malah mau hapuskan segala tunjangan. Itu namanya pemerintah tak mikir kan perut ASN,” kata salah satu ASN kepada awak media.

BACA JUGA :  SMSI dan Dirnarkoba Polda Sumsel Gelar Program Obrolan Santai Virtual

Kendati demikian, Ia hanya bisa pasrah jika nantinya segala tunjangan ASN benar-benar di hapuskan.

”Aneh juga sih, di sisi lain pemerintah berencana menghapuskan tunjangan pegawai. Tapi di sisi lain ada penerimaan CASN umum dan PPPK. Itukan sama saja menambah beban keuangan Negara, ” cetusnya.

“Kalau memang pemerintah mau hemat, ya jangan ada pengangkatan pegawai, baik PNS umum dan PPPK. Saya ikhlas penghapusan segala macam tunjangan,” Tandasnya. (15)










Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *