oleh

Habib Rizieq Shihab Nyatakan Banding Usai Vonis 4 Tahun Penjara Perkara Swab Test di RS Ummi Bogor

JAKARTA-ANTERO-Habib Rizieq Shihab (HRS) dan tim kuasa hukumnya langsung menyatakan banding atas vonis empat tahun penjara dalam perkara swab test di RS Ummi Bogor.

Pakar hukum pidana Universitas Al-Azhar Suparji Ahmad menyatakan upaya banding Habib Rizieq Shihab merupakan langkah elegan dan konstitusional.

“Sudah benar apa yang disampaikan M.Rizieq Shihab (MRS) di sidang bahwa ia akan melakukan banding. Itu langkah yang elegan dan konstitusional,” kata Suparji dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Suparji juga meminta semua pihak untuk menghormati putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur itu.

Namun secara pribadi, dirinya mempertanyakan vonis yang terkait hasil tes swab atau usap di RS Ummi tersebut.

“Putusan tingkat satu ini dipertanyakan karena cukup tinggi bila dilihat dari perbuatan yang bersangkutan. Terlebih tidak ada hal yang signifikan pasca-MRS melakukan tindakan yang disebutkan yakni menyebarkan berita bohong,” ucap Suparji.

Suparji menilai dalam Pasal 14 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 ada kata kunci yang krusial yakni “menerbitkan keonaran”. Sementara, tidak ada keonaran di kalangan masyarakat pasca-perbuatan MRS.

Keonaran bila diartikan secara gramatikal adalah kondisi chaos sehingga terjadi kegaduhan di tengah masyarakat. Saya pribadi belum mendengar terjadi keonaran akibat berita bohong yang disampaikan HRS,” ungkap Suparji.

Suparji mempersilakan pihak Habib Rizieq Shihab untuk mengajukan banding, jika tidak setuju dengan putusan itu, karena merupakan hak setiap orang.

“Bahwa terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana turut serta dengan menyiarkan berita bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran,” kata Ketua Majelis Hakim Khadwanto dalam sidang putusan di PN Jakarta Timur, Kamis

Majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana empat tahun penjara terhadap Rizieq, yakni lebih ringan dua tahun dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

BACA JUGA :  Satreskoba Polres Bangkalan Ungkap 20,26 Gram Sabu Libatkan 9 Tersangka

Menjatuhkan pidana penjara Terdakwa Muhammad Rizieq bin Husein Shihab alias Habib Muhammad Rizieq berupa dengan pidana penjara selama 4 tahun penjara,” ujar Khadwanto menambahkan.

Usai pembacaan putusan, Rizieq Shihab menyatakan menolak putusan hakim yang menvonis-nya empat tahun penjara. “Saya menolak putusan majelis hakim, dan saya menyatakan banding,” kata Habib Rizieq.(ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed