oleh

Dibalik Diskon Pertamina,Harga BBM di Negara Tetangga Jauh Lebih Murah

JAKARTA-(ANTERO)-PT. Pertamina menurunkan harga bensin Pertalite menjadi Rp 6.450 per liter di sejumlah SPBU di berbagai wilayah. Harga Pertalite ini setara dengan Premium. Dengan demikian, diskon harga Pertalite mencapai Rp 1.200 per liter. Saat ini harga normal Pertalite adalah Rp 7.650 per liter.

PT Pertamina menawarkan promo harga Pertalite setara dengan Premium. Namun, di balik diskon potongan harga Pertalite, ternyata harga bahan bakar minyak (BBM) di negeri tetangga jauh lebih murah dibandingkan di Indonesia.

Pertamina klaim promo harga Pertalite ini bagian dari upaya mendorong penggunaan BBM ramah lingkungan. Bensin Pertalite diklaim lebih ramah lingkungan dibandingkan BBM Premium.

Namun, di balik penurunan harga BBM Pertalite, harga BBM di negara tetangga sudah berkali-kali turun dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan, harga BBM di negeri tetangga jauh lebih murah dibandingkan harga Premium dan Pertalite di Indonesia.

Padahal, BBM di negeri tetangga umumnya memiliki kandungan oktan tinggi, yakni mencapai 95. Bandingkan dengan harga BBM Premium yang lebih murah, hanya memiliki kandungan oktan 88 dan Pertalite dengan oktan 90.

Merujuk situs Global Petrol Price, Malaysia adalah negera di Asia Tenggara yang memiliki harga BBM paling murah. Per 23 November 2020, harga BBM di Malaysia hanya US$ 0,4 per liter atau sekitar Rp 5.692,81 per liter.

Setiap pekan, harga BBM di Malaysia berubah. Sejak Agustus hingga sekarang, harga BBM di Malaysia sangat murah.

Harga BBM di Malaysia menyentuh angka tertinggi setara Rp 5.970,5 per liter pada 31 Agustus 2020. Lalu, harga BBM di Malaysia paling murah pada 9 November 2020 setara Rp 5.588,67 per liter.

Di Indonesia, harga BBM RON 95 menurut Global Petrol Price US$ 0,64 per liter atau Rp 9.125 per liter. Harga BBM di Indonesia masih lebih mahal dibandingkan dengan Vietnam yang setara Rp 9.092,82 per liter.

BACA JUGA :  Jimny Jangkrik Versi Jadulnya Suzuki Jimny

Tanpa ada diskon Pertalite dari Pertamin, harga BBM di Indonesia diperkirakan tak akan turun hingga akhir tahun. Pasalnya. pemerintah mengevaluasi harga BBM setiap triwulan dan paling cepat baru akan dilaksanakan pada awal tahun.

rilis by kontan.co.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed