oleh

Desa Muncak Kabau area Premanisme OKU Timur ditarget Jadi Desa Bersih Narkoba

OKU TIMUR-ANTERO-Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten OKU Timur Sumatera Selatan, melakukan gerakan program Perdana Desa Bersih Narkoba (BERSINAR) di Desa Muncak Kabau Kecamatan B.P Bangsa Raja yang langsung dilaunching Bupati OKU Timur H.Lanosin ST.

Desa Bersih Narkoba (Bersinar) adalah desa yang melaksanakan program-program P4GN secara mandiri, sebuah kegiatan pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi terhadap narkoba.

Selain itu juga untuk menerapkan dan menyukseskan agar desa menjadi Desa Bersinar, dibentuk juga relawan dan penggiat anti narkoba.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten  OKU Timur AKBP Efriyanto Tambunan mengatakan bahwa launching Desa Bersinar ini merupakan kegiatan yang pertama kalinya desa Muncak Kabau, Kabupaten OKU Timur.

“Program Desa Bersinar ini sebenarnya sudah lama ditentukan, namun ada beberapa kendala karena Covid 19 sehingga terhambat, maka di tahun 2021 inilah bisa terlaksana untuk launching Desa BersinarBersinar,” terangnya.

“Ditambahkan Bupati OKU Timur H. Lanosin mengatakan Launching Desa Bersinar mendukung program visi dan misi yaitu OKU Timur Maju Mulia, Maju daerahnya Mulia ahlak rakyatnya.

Pemerintah Kabupaten OKU Timur mendukung secara penuh program ini secara penuh, mulai dari menyiapkan lahan untuk BBNK baik untuk kantor maupun untuk rumah rehabilitasi, menyiapkan kendaraan untuk pasien rehabilitasi.

H. Lanosin menambahkan dengan program Desa Bersinar dibutuhkan gerakan yang masif serta kepedulian dari segala unsur masyarakat yang ada di desa untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelap narkotika.

Desa Bersinar (Bersih Narkoba) merupakan salah satu strategi Pemerintah dalam hal Pencegahan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika  perdanaya salah satunya Desa Muncak Kabau.

Menurutnya ada beberapa indikator yang perlu diperhatikan dalam mencapai keberhasilan program Desa Bersinar. Pertama kegiatan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) harus terlaksana secara mandiri di masing-masing desa. Kemudian, masyarakat desa paham akan bahaya akibat narkoba dan mampu menangkalnya.

BACA JUGA :  Polres Tulang Bawang Barat Lampung Gelar Pra Operasi Sikat Krakatau 2022

“Teralokasi dana yang bersumber dari APBD, ADD, CSR atau sumber lain yang tidak mengikat untuk program P4GN ditingkat desa. Adanya dukungan Polindes dalam rangka rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika, membentuk relawan dan penggiat anti narkoba di Desa,” beber nya.

Enos berharap, dengan telah dibentuk Desa Bersinar menurunnya tingkat kerawanan dalam penyalahgunaan, kejahatan Narkotika desa yang ada di 20 Kecamatan di OKU Timur dan terciptanya peran aktif masyarakat dalam upaya untuk Pencegahan Pemberantasan Narkoba dan Rehabilitasi.

Bagi penguna narkotika, saya mohon dengan sangat agar kesadaran itu timbul dari hati nurani untuk minta di rehabilitasi, dan menghubungi, kepala desa atau lurah, Camat, BNNK untuk di rehabilitasi secara fisik dan kejiwaan.(Zal)

Editor : Banu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed