oleh

Bung Karna : Benih Masa Depan Petani dari Situbondo untuk Indonesia

JAWA TIMUR-Pemerintah Kabupaten Situbondo Provinsi Jawa Timur bersama pemulia tanaman padi dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Badan Litbang Kementrian Pertanian melakukan panen perdana Uji Multi Lokasi (UML) calon varietas unggul baru padi BK Situbondo.

“Diterangkan Bupati Situbondo Karna Suswandi saat panen perdana Uji Multi Lokasi (UML) varietas unggul padi BK Situbondo dari 19 galur padi unggul yang diuji coba terdapat empat galur yang berumur sangat genjah (berumur pendek} yang akan dipanen.

Padi yang akan dipanen tepat berumur 77 hari setelah tanam,ini berarti padi bisa ditanam empat kali dalam setahun”Ujar Karna Suswandi.

Selanjutnya tahapan berikutnya akan dilakukam uji coba multilokasi di 11 lokasi di Indonesia. Uji adaptasi dan uji daya hasil produksi uji ketahanan terhadap hama penyakit serta uji pelepasan varietas oleh tim penilai pelepas varietas Direktorat Perbenihan Kementrian Pertanian.

Target dan harapanya Kabupaten Situbondo mempunyai varietas unggul baru. Yaitu varietas BK Situbondo. “Benih masa depan petani dari Situbondo untuk Indonesia.”Petani Sejahtera,Situbondo Berjaya, Infonesia Maju”terang Bung Karna.

Ditambahkan DR. Aris Hairmansis dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Badan Litbang Kementerian Pertanian saat ini tengah melakukan rangkaian proses pengujian dan penelitian bersama tim Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo”ungkapnya.

Kita akan lakukan uji multi lokasi untuk mendapatkan calon varietas unggul padi sawah, kita masih proses penelitian dan ini baru awal. Rencananya kita akan bekerjasama untuk melakukan uji multilokasi di 11 di Jawa-Timur, Bali, Jawa-Barat dan Jawa-Tengah.

Hal ini tentunya sesuai dengan persyaratan pelepasan varietas dari Kementrian Pertanian yaitu sebelum varietas ini dilepas harus dilakukan uji adaptasinya dulu kemudian diuji ketahananya terhadap hama penyakit, diuji mutu berasnya dan sebagainya, dan ini baru awal”terangnya.

BACA JUGA :  2 Pelaku Curanmor diringkus Tim Trabazz Polsek Gunung Megang

Dengan kondisi kendala lahan yang ada saat ini varietas ini cukup baik, untuk perlakukanya menggunakan pupuk NPK, urea sesuai SOP. Sementara untuk uji tanam organik untuk vatietas ini belum dilakukan, karena masih proses tahap awal”jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo Hariyadi Tejo Laksono menegaskan bahwa target Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo dalam tahun ini kita punya SK pelepasan varietas dari Kementrian Pertanian”tutupnya.(Rif)

Editor : Rifa’Atin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed